SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 Resmi Digelar, Sulfan Harap Peserta Jadi Aset Bagi Bawaslu
|
SKPP. Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, bersama para Anggota Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya, Fitrinela Patonangi dan Ansharullah A. Lidda, didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Sulbar, Awaluddin Mustafa serta para Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten se-Sulbar saat pemukulan gong pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Bawaslu Tahun 2021 di Aula LPMP Sulbar, Kabupaten Majene, Minggu 29 Agustus 2021.
MAJENE, BAWASLU SULBAR – Gelombang I Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Bawaslu Tahun 2021 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat resmi digelar di Aula Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulbar, Minggu 29 Agustus 2021.
Sebanyak 80 peserta dari tiga kabupaten di Sulbar mengikuti kegiatan ini, dengan rincian Kabupaten Mamuju sebanyak 37 orang, Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 22 orang serta Kabupaten Pasangkayu sebanyak 21 orang.
Acara pembukaan dihadiri Ketua dan Anggota Bawaslu Sulbar, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulbar, para Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten se-Sulawesi Barat, para Kepala/Koordinator Sekretariat Bawaslu Sulbar, hadir juga melalui zoom meeting Tenaga Ahli Bawaslu RI, Masykuruddin Hafidz.
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo mengatakan kegiatan SKPP Tingkat Dasar yang dilaksanakan ini merupakan upaya mentransfer nilai-nilai pengawas Pemilu kepada peserta. “Karena kualitas penyelenggaraan pemilu tidak hanya terletak pada penyelenggara dan peserta pemilu saja tapi sangat tergantung dari partisipasi masyarakat,” kata Sulfan, Minggu 29 Agustus 2021.
Dia juga mengungkapkan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif merupakan satu-satunya program prioritas nasional dari Bawaslu RI. “Sehingga melalui kegiatan ini juga, kita mau nilai-nilai pengawas pemilu tidak dimiliki pengawas pemilu saja tapi juga dimiliki oleh masyarakat,” cetusnya.
Sulfan berharap, para peserta yang telah terpilih agar memanfaatkan dengan baik kesempatan belajar di SKPP, karena sangat banyak yang ingin mengikuti kegiatan tersebut namun hanya sedikit yang memperoleh kesempatan.
“Saya berharap setelah menyelesaikan sekolah ini, adik-adik peserta bisa menjadi aset bagi Bawaslu ke depan dalam mengawal pelaksanaan pemilu,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Masykuruddin Hafidz menjelaskan dalam sambutannya, pangkal dan ujung dari pengawasan adalah pengawasan partisipatif. “Semoga dengan konsep SKPP yang cukup baik ini dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan peserta dalam melakukan pengawasan partisipatif,” harapnya.
Para peserta yang mengikuti SKPP Tingkat Dasar tersebut akan berada di LPMP Sulbar selama tiga hari kedepan, mereka akan diberikan pembelajaran seputar pemilu dan pengawasan dari para narasumber dan fasilitator yang telah dipilih dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (Humas)