Salurkan Bantuan Logistik, Ratna Dewi Pettalolo : Kita Memiliki Hutang Budi Kepada Sulawesi Barat
|
SALURKAN BANTUAN. Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo saat menyerahkan bantuan secara simbolis bagi pengawas pemilu terdampak gempa di halaman kantor Bawaslu Prov. Sulbar, Selasa 26 Januari 2021.
MAMUJU, BAWASLU SULBAR – Bawaslu RI memberikan bantuan bagi korban terdampak gempa Mamuju dan Majene, bantuan logistik kebutuhan bahan pokok yang berupa makanan, minuman serta tenda itu disalurkan hari ini di Mamuju, Selasa 26 Januari 2021.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo hadir pula Gubernur Sulbar yang diwakili oleh Asisten I Pemprov. Sulbar, M. Natsir, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulbar, Lukman Umar, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, Anggota Bawaslu Sulbar, Ansharullah A. Lidda, Usman Sanjaya dan Supriadi Narno, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulbar, Awaluddin Mustafa serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten se-Sulawesi Barat.
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dalam sambutannya mengatakan solidaritas kemanusiaan harus terbangun di tengah situasi yang tidak mudah bagi masyarakat sulawesi barat. “Sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa tentu harus banyak bersabar serta tidak patah semangat dalam menjalani kehidupan yang akan datang,” kata Ratna Dewi Pettalolo, Selasa 26 Januari 2021.
Kordiv. Penindakan Pelanggaran itu menambahkan Bawaslu RI sangat mendukung segala upaya dan usaha yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat yang berada di provinsi sulawesi barat dalam melakukan pemulihan pasca gempa terutama pemulihan psikologis karena dia pun pernah merasakan hal yang sama di sulawesi tengah beberapa tahun silam.
“Masyarakat sulawesi tengah memiliki hutang budi yang sangat besar kepada masyarakat sulawesi barat karena ketika gempa di sulawesi tengah masyarakat sulawesi barat dan sulawesi selatan yang paling banyak memberikan support bukan hanya secara moril tetapi juga materil,” beber Ratna Dewi.
Dia juga berharap agar masyarakat di lokasi pengungsian yang terdampak gempa dengan magnitudo 6.2 itu selalu diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian dan bahu membahu dalam memulihkan sulawesi barat. “Bagi korban yang meninggal dunia akibat gempa ini semoga husnul khatimah dan diterima di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Selain itu, Ratna Dewi menuturkan bantuan yang diberikan Bawaslu RI tersebut mungkin tidak dapat mengatasi seluruh masalah kebutuhan yang ada di sulawesi barat. “Tapi kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan masyarakat yang tengah tertimpa musibah,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Barat yang diwakili oleh Asisten I Pemprov. Sulbar, M. Natsir mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setingginya atas bantuan yang diberikan Bawaslu RI. “Bantuan ini dapat memberikan keringanan dalam proses pemulihan pasca gempa di provinsi sulawesi barat,” ungkapnya.
Dia menambahkan kebutuhan logistik yang paling dibutuhkan saat ini yaitu masyarakat yang berada di daerah terisolir yang meliputi Ulumanda, Malunda dan Tapalang. “Hal tersebut karena akses dan jangkauan ke daerah tersebut cukup rumit dan juga medan transportasi yang berat karena di beberapa titik mengalami longsor,” beber M. Natsir yang juga juru bicara Satgas Tanggap Darurat Gempa Prov. Sulbar.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo dalam penyampaianya mengatakan bantuan dari Bawaslu RI tersebut sebagai dorongan moril bagi masyarakat sulawesi barat pada umumnya dan khususnya sahabat-sahabat pengawas pemilu terdampak gempa yang saat ini juga berada di pengungsian karena banyak dari mereka yang rumahnya rubuh dan tidak layak lagi untuk dihuni lagi.
“Mewakili sahabat-sahabat pengawas pemilu yang tengah berduka karena terdampak gempa kami ucapkan terima kasih atas bantuan logistik yang diberikan Bawaslu RI,” ucap Sulfan.
Rencananya, bantuan logistik yang didistribusi dari Makassar, Sulawesi Selatan tersebut akan disalurkan kepada pengawas pemilu yang terdampak gempa kemudian disalurkan ke masyarakat secara umum. (Humas)