Lompat ke isi utama

Berita

Pengawasan Data Pemilih Jadi Fokus Bawaslu Sulbar Jelang Triwulan IV

uuo

Mamuju, –Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III dan Persiapan Pengawasan PDPB Triwulan IV Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi bersama jajaran Bawaslu Kabupaten se-Sulawesi Barat untuk mengevaluasi pelaksanaan pengawasan PDPB sekaligus mempersiapkan langkah-langkah pengawasan pada Triwulan IV, Senin (26/10/2026). 

Rapat Evaluasi Pengawasan PDPB Triwulan III dan Persiapan Pengawasan Triwulan IV Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi P2H, Hamrana Hakim, dengan menghadirkan Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Asriani, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti Bawaslu kabupaten se-Sulawesi Barat secara hybrid.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, menegaskan pentingnya evaluasi untuk memastikan pengawasan PDPB berjalan efektif dan terukur.

“Evaluasi menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana pengawasan PDPB mampu memastikan data pemilih terus diperbarui dan potensi kerawanan dapat dicegah,” ujar Hamrana Hakim

Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Asriani, menjelaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan koordinasi antarlembaga, validasi data, serta partisipasi masyarakat untuk menjaga akurasi data pemilih.

“Pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara akurat, mutakhir, transparan, dan akuntabel. Sinergi KPU, Bawaslu, instansi terkait, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas data pemilih,” ujar Asriani.

Lebih lanjut, Asriani menjelaskan bahwa hasil evaluasi Triwulan III menjadi dasar perbaikan pelaksanaan PDPB pada Triwulan IV, terutama dalam pencermatan perubahan data, penyelesaian tindak lanjut, dokumentasi, dan perlindungan data pribadi. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi KPU, Bawaslu, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung pemutakhiran data pemilih yang akurat, mutakhir, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Asriani. Sesi ini menjadi ruang diskusi untuk membahas pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, kendala dalam proses pengawasan, serta koordinasi dan tindak lanjut guna meningkatkan akurasi data pemilih pada Triwulan IV Tahun 2026

Bawaslu Sulawesi Barat bersama jajaran Bawaslu kabupaten mempersiapkan langkah-langkah pengawasan PDPB Triwulan IV guna memastikan proses pemutakhiran data pemilih dilaksanakan secara berkelanjutan, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

_HUMAS

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle