Mengawal Setiap Hak Pilih, Bawaslu Sulbar Periksa Data Pemilih di Mamuju
|
MAMUJU – Memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat terakomodasi dalam data pemilih menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Untuk itu, Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat bersama Bawaslu Kabupaten Mamuju memperkuat pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan melalui kegiatan uji petik di lapangan.
Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju, Zulkifli, S.H., melaksanakan pengawasan uji petik di lingkungan Pondok Pesantren Attahiriyah Annahdliyah, Kecamatan Kalukku, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pengawas menemukan 12 santri yang baru berusia 17 tahun. Data para santri dihimpun untuk selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), guna memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.
Pengawasan uji petik ini dilakukan untuk menelusuri potensi ketidaksesuaian data sekaligus memastikan pemilih pemula terakomodasi dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
“Melalui pengawasan langsung, kami memastikan data pemilih sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, sehingga pemilih pemula yang telah memenuhi syarat dapat terakomodasi dan hak pilihnya tetap terjaga,” ujar Hamrana Hakim.
Akurasi data menjadi salah satu aspek penting agar warga yang telah memenuhi persyaratan dapat terakomodasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui uji petik secara langsung, Bawaslu Sulawesi Barat bersama Bawaslu Kabupaten Mamuju terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih agar berlangsung secara cermat, akurat, dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga hak pilih dimulai dari memastikan setiap data pemilih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
_Humas