Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Internal di Mamasa, Penguatan Kelembagaan Hingga Penunjukan Lahan Hibah Kantor Bawaslu Mamasa

Konsolidasi Internal di Mamasa, Penguatan Kelembagaan Hingga Penunjukan Lahan Hibah Kantor Bawaslu Mamasa

KONSOLIDASI. Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo bersama Anggota Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya saat pertemuan konsolidasi internal yang dihadiri jajaran Bawaslu Mamasa di Aula Bawaslu Mamasa, Kamis 3 Juni 2021.

MAMASA, BAWASLU SULBAR – Di tangah periode tanpa adanya tahapan pemilu maupun pemilihan, Bawaslu Sulbar tetap melakukan penguatan kelembagaan dengan melakukan konsolidasi internal, Kamis 3 Juni 2021.

Kali ini konsolidasi internal dilakukan bersama Bawaslu Mamasa, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo bersama Anggota Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya membawa sejumlah agenda dalam kunjungan kali ini, yang meliputi penguatan kelembagaan, penegakan kode etik serta koordinasi kepada stakeholder.

Pada pertemuan yang digelar di Aula Bawaslu Mamasa, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo mengatakan dalam menjalankan tugas Bawaslu berkerja dengan sistem integrasi antara komisioner dan sekretariat, komisioner tidak boleh sibuk mengurus laporan maupun temuan tanpa melibatkan staf begitupun sebaliknya karena Bawaslu tidak bisa melaksanakan tupoksinya tanpa kerja sama yang baik.

"Di lembaga kita terdapat divisi penyelesaian sengketa yang tupoksinya mendamaikan antar peserta pemilu dan pemilihan yang berkonflik, sebelum melakukan itu maka Bawaslu sendiri sudah harus selesai di internalnya,” kata Sulfan, Kamis 3 Juni 2021.

Kordiv. Penyelesaian Sengketa itu juga menyebutkan beberapa isu strategis yang akan dihadapi Bawaslu di masa mendatang yaitu peningkatan mutu regulasi, peningkatan kapasitas dan integritas, pengembangan metode pengawasan yang sistematis, integratif dan berbasis teknologi informasi, peningkatan dukungan administrasi organisasi dan sarana prasarana, penguatan kerjasama antar lembaga serta peningkatan pengawasan partisipatif.

“Pemilu adalah proses yang berulang maka diharapkan dilakukan evaluasi, kesiapan pengawasan, isu krusial pengawasan, tantangan pemilu Tahun 2024, kelembagaan pengawasan pemilu dan pemilihan merupakan hal yang mesti difikirkan mulai sekarang,” imbuh Sulfan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya menuturkan meskipun pada saat ini Bawaslu belum memasuki tahapan pemilu maupun pemilihan, kerja organisasi seperti penguatan kelembagaan dan konsolidasi organisasi harus tetap dilakukan.

“Selain itu, nilai-nilai kode etik Bawaslu juga harus terus menjadi perhatian, nilai dasar kode etik bawaslu terdiri atas mandiri, integritas, transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas,” beber Kordiv. SDM dan Organisasi itu.

Usman juga mengingatkan kepada jajaran Bawaslu Mamasa untuk selalu menerapkan kode etik guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kondusif. “Saya berpesan agar tindak tegas apabila terdapat jajaran yang melakukan pelanggaran kode etik karena hal tersebut dapat mencederai nama baik lembaga kita,” seru Usman.

Pada kesempatan itu juga, dilakukan kunjungan ke stakeholder setempat, seperti mengunjungi KPU Mamasa serta bersilaturahim dengan Bupati Mamasa. Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Mamasa tersebut dimaksudkan untuk memastikan peran pemerintah daerah dalam proses pelaksanaan pemilu dan pemilihan seperti dukungan sarana dan prasarana, anggaran serta sumber daya manusia.

Selain itu, kunjungan tersebut juga menghasilkan penunjukan lokasi yang akan dihibahkan pemerintah daerah untuk dijadikan kantor Bawaslu Mamasa. (Itk/Jzh/Humas)

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle