Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Pembekalan PTPS di Polman, Arham Syah Sampaikan Pentingnya VAAR Awasi Suara Rakyat

Hadiri Pembekalan PTPS di Polman, Arham Syah Sampaikan Pentingnya VAAR Awasi Suara Rakyat
Polewali Mandar, Sulawesi Barat - Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, koordinator divisi hukum dan penyelesaikan sengketa (HPS) Arham Syah, sampaikan harapannya kepada para pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Kabupaten Polewali Mandar untuk bisa bekerja secara profesional dan berintegrtas. Harapan itu disampaikannya Senin 04 November 2024 di tiga kecamatan yakni Kecamatan Wonomulyo, Alu dan Balanipa. Di tempat pembekalan PTPS itu, Arham Syah meminta PTPS tidak saja bekerja secara cerdas dengan memahami betul tugas fokok dan fungsi serta kewenangannya, tetapi juga haru memiliki integritas yang tinggi sebagai pengawas yang bekerja di garda terdepan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024. "Saya sungguh menaruh harapan banyak kepada semua PTPS yang baru saja dilantik. Harapan ini  penting saya sampaikan, karena pengalaman kita dalam penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan, terdapat ada banyak problem yang terjadi di TPS, karena ini saya minta teman-teman sungguh bisa bekerja secara profesional," ujar Arham Syah yang juga merupakan koordinator wilayah Polewali Mandar ini. Baik di Kecamatan Wonomulyo, Alu dan Balanipa, Arham Syah selain memaparkan potensi kerawanan pada TPS dan bagaimana posisitioning PTPS dalam menyikapi problem yang rentan terjadi di TPS itu, dirinya dalam arahannya juga menyampaikan pentingnya pengambilan video C hasil pada setiap TPS tempat dimana PTPS bekerja. "Melihat kondisi rawan dan kerentanan yang terjadi di TPS itulah, maka penting sekali kita melakukan perekaman dalam bentuk video di setiap TPS," ujarnya. Dikatakanya, Bawaslu hanya memiliki data primer hasil penghitungan suara yang hanya berupa laporan hasil pengawasan berupa form A, hasil penghitungan suara hanya berupa C Hasil salinan dari KPU. "Itulah kenapa, Bawaslu perlu memiliki data primer hasil penghitungan suara. Karena data penghitungan suara di TPS paling autentik adalah C hasil Plano. Dan data C hasil plano itu harus terdokumentasikan dalam bentuk video. Mengapa dalam bentuk video? karena video sangat sulit untuk dimanipulasi atau diedit. Sementara kalau foto sangat gampang untuk diedit," ujarnya. Atas dasar pemikiran itulah, masih menurut Arham Syah, Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat mendorong sebuah program yang disebut sebagai VAAR yang merupakan akronim dari video awasi suara rakyat. Dimana program ini akan dijalankan dan diberlakukan pada semua PTPS yang ada di dalam wilayah Sulawesi Barat, tidak terkecuali di Kabupaten Polewali Mandar. Labih jauh dikatakan Arham Syah, program VAAR ini adalah sebentuk upaya dari Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat untuk betul-betul memastikan bahwa tidak ada penyelewengan suara baik itu di Pilkada kabupaten maupuan di Pilkada provinsi yang serentak dilaksanakan itu. "Kita harus kembali ke adagium yang mengatakan, bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan, karena itu kita sebagai pengawas di TPS juga memiliki kewajiban untuk menjaga suara rakyat kita itu, untuk tidak diselewengkan dan disalah gunakan. Saya kira VAAR adalah salah satu instrumen yang kita akan gunakan untuk menjaga dan mengawasi suara rakyat itu," bebernya. Dalam penyampaiannya, Arham Syah juga mengingatkan PTPS yang terlantik itu, untuk menjaga agar tidak terjadi penggelembungan suara di TPS, "maka data by name by adress harus dimiliki oleh PPTS termasuk, data pemilih meninggal yang namanya masih ada dalam Daptar Pemilih Tetap (DPT). pemilih yang tidak dikenali, pemilih yang beralih dari sipil ke TNI/Polri, pemilih yang masih merantau, serta pemilih ganda". Menariknya dalam pembekalan PTPS di tiga kecamatan itu, selain tampak dihadiri Arham Syah hadir pula bersamanya koordinator sekretariat Bawaslu Polewali Mandar yang secara sengaja ikut mendampinginya, di tengah kesibukan ketua dan anggota Bawaslu Polewali Mandar yang juga menghadiri pelantikan dan pembekalan PTPS di sejumlah kecamatan lainya di Polewali Mandar. Sedang khusus di Kecamatan Alu dan Balanipa, selain Arham Syah dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Polewali Mandar, Rahmaniah, anggota Bawaslu Polewali Mandar kordiv HPS juga tampak ikut membersamai, dan tampak hadir membawakan materi dan pengarahannya pada PTPS terpilih di dua kecamatan itu. (HUMAS) Penulis: MS Tajuddin [Koordinator Sekretariat Bawaslu Kab. Polewali Mandar] Foto: Muh Azri  
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle