Evaluasi PDPB Polman, Bawaslu Sulbar Tekankan Akurasi Data
|
POLEWALI MANDAR, BAWASLU SULBAR – Memastikan pengawasan data pemilih berjalan cermat dan berkualitas, Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat turun langsung melakukan supervisi ke Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar. Supervisi ini sekaligus menjadi momentum evaluasi hasil uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2026 serta penguatan kinerja dan kelembagaan jajaran pengawas di tingkat kabupaten, Rabu (4/11/2026).
Supervisi dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas.
Dalam supervisi tersebut, Hamrana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil uji petik jajaran Bawaslu Polman, dengan menitikberatkan pada ketepatan pelaksanaan pengawasan, validitas pencermatan data, identifikasi ketidaksesuaian, serta tindak lanjut atas hasil pengawasan yang perlu segera diperbaiki.
Hamrana menegaskan bahwa uji petik merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas data pemilih. Karena itu, hasil pengawasan perlu dievaluasi dan ditindaklanjuti secara berkala.
“Supervisi ini bukan sekadar mengevaluasi hasil pengawasan, tetapi memastikan setiap kekurangan dan ketidaksesuaian yang ditemukan segera diperbaiki dan ditindaklanjuti. Kami menekankan agar jajaran Bawaslu Kabupaten lebih cermat dalam melakukan uji petik, sehingga pengawasan PDPB benar-benar mampu memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hamrana.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Polman, Ady Suratman, menyampaikan bahwa arahan Bawaslu Provinsi menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan ketelitian pencermatan data dan menyempurnakan metode pengawasan.
“Masukan dan arahan dari Bawaslu Provinsi menjadi referensi bagi kami untuk memperbaiki metode pengawasan, meningkatkan ketelitian pencermatan data, serta memperkuat tindak lanjut hasil pengawasan,” ungkap Ady.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Polman, Muhammad Rusli, menekankan pentingnya dukungan kesekretariatan, mulai dari administrasi, sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana, guna menunjang pelaksanaan pengawasan secara optimal dan tertib administrasi.
Melalui supervisi ini, Bawaslu Sulbar mendorong setiap hasil evaluasi untuk ditindaklanjuti melalui perbaikan nyata, bukan sekadar menjadi catatan. Pengawasan PDPB membutuhkan ketelitian, konsistensi, serta dukungan kesekretariatan yang kuat.
Sinergi seluruh jajaran menjadi kunci untuk memastikan setiap proses pengawasan berjalan optimal, kualitas data pemilih tetap terjaga, dan tidak ada hak pilih masyarakat yang terabaikan.
_Humas