Bawaslu Sulbar Lakukan Uji Petik Data Pemilih Difabel di Mamuju
|
Mamuju - Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv. Pencegahan Parmas dan Humas) Hamrana Hakim, bersama staf, didampingi jajaran Bawaslu Kabupaten Mamuju melakukan konsolidasi demokrasi sekaligus Uji Petik di Sekret Gema Difabel Mamuju yang terletak di Kel. Mamunyu, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat. Kamis, (30/04/2025).
Dalam kesempatan itu, Hamrana Hakim menekankan bahwa pelaksanaan uji petik ini bertujuan menjamin seluruh warga negara tanpa terkecuali, termasuk penyandang difabel, terdata secara menyeluruh dalam daftar pemilih.
“Bahwa setiap warga memiliki hak yang setara dalam menggunakan hak pilihnya pada setiap penyelenggaraan pemilihan. Oleh karena itu, Bawaslu perlu memastikan bahwa kelompok dengan kebutuhan khusus benar-benar telah terakomodasi dalam daftar pemilih sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemilu yang inklusif dan berkeadilan” Ujar Hamrana di sekret difabel mamuju.
Dari hasil uji petik yang dilakukan di Sekretariat Gema Difabel Mamuju, ditemukan beberapa data pemilih yang tidak memenuhi syarat, serta masih adanya beberapa pemilih yang belum terdaftar, sehingga di butuhkan dokumen autentik untuk dapat di sampaikan ke pihak KPU. Terhadap temuan tersebut, dilakukan proses kroscek Bersama Bawaslu mamuju di sekret Gema Difabel guna memastikan keabsahan data, khususnya terhadap data yang belum dilengkapi dengan bukti autentik atau dokumen pendukung yang sah.
“proses kroscek bersama ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa setiap data yang tercantum benar-benar didukung oleh dokumen autentik, sehingga tidak menimbulkan potensi permasalahan di kemudian hari serta tetap menjaga prinsip akurasi dan keadilan dalam penyusunan daftar pemilih.” Ucap Hamrana
Hamrana juga menambahkan, “Kami berharap adanya data lanjutan dari Gema Difabel terkait sahabat-sahabat kita yang belum terdata maupun yang sudah tidak memenuhi syarat. Data tersebut selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak KPU.” tutupnya.
Menanggapi hal tersebut Perwakilan Gema Difabel Mamuju mengungkapkan, “Kami berharap ke depan penyelenggara pemilu dapat memberikan perhatian lebih terhadap aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam kemudahan proses pendataan pemilih, agar seluruh sahabat difabel dapat terakomodasi dengan baik dalam daftar pemilih.” Ujarya
Ia juga menambahkan, “adanya kemudahan dalam proses pemungutan suara pada hari H, terutama terkait akses menuju tempat pemungutan suara. Selain itu, kami juga mengharapkan penyediaan template atau alat bantu yang ramah disabilitas, serta adanya prioritas bagi pemilih disabilitas saat memberikan suara, sehingga sahabat difabel dapat menyalurkan hak pilihnya dengan lebih mudah dan nyaman.” Tutupnya.
Bawaslu akan terus memperkuat pengawasan guna memastikan akurasi data pemilih, khususnya bagi penyandang disabilitas, serta mendorong kolaborasi dengan semua pihak agar pemilu berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan. (HUMAS)