BAWASLU SULBAR IKUTI RAPAT PLENO TERBUKA PENETAPAN REKAPITULASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN SEMESTER I TAHUN 2026
humas | Kamis, Juli 23, 2026 - 07:34
Jakarta, 20 Juli 2026 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Kantor KPU Republik Indonesia, Jakarta, pada Senin (20/7/2026).
Bawaslu Provinsi Sulawesu Barat diwakili oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Hamrana Hakim bersama dengan Bawaslu RI beberapa perwakilan dari Bawaslu Provinsi lain dari berbagai daerah.
Rapat pleno turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja dan Lolly Suhenty. Kemudian Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito.
Turut hadir Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) Teguh Setyabudi, perwakilan TNI-Polri, Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian luar Negeri (Kemnlu), Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Bawaslu Provinsi, serta partai politik.
Rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. Selanjutnya, proses pembacaan rekapitulasi jumlah PDPB tingkat nasional dipimpin oleh Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos. Pembacaan rekapitulasi data dilakukan secara bergiliran oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi sesuai dengan wilayah kerjanya.
Anggota Bawaslu Sulbar, Hamrana Hakim, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyamakan persepsi serta mempertajam kapasitas pengawasan data pemilih di tingkat regional. Menurutnya, kualitas daftar pemilih merupakan fondasi utama yang menentukan integritas hasil pemilu.
"Pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan adalah garda terdepan dalam melindungi hak konstitusional warga negara. Melalui forum ini, kami memperkuat langkah-langkah strategis agar pengawasan data pemilih di Sulawesi Barat semakin akurat, inklusif, dan siap mengawal Pemilu 2029," ujar Hamrana Hakim.
Dalam rapat pleno tersebut, KPU RI menetapkan jumlah Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 sebanyak 214.354.667 pemilih, dengan rincian 212.406.069 pemilih dalam negeri dan 1.948.598 pemilih luar negeri. Berdasarkan jenis kelamin, jumlah tersebut terdiri atas 106.855.020 pemilih laki-laki dan 107.499.647 pemilih perempuan.
Data tersebut tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 131 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), 7.285 kecamatan, dan 83.737 desa/kelurahan.
_Humas