Bawaslu Sulawesi Barat Maksimalkan Persiapan Jelang Pemilu
|
Mamuju, Sulawesi Barat - Ketua Badan Pengawas Pemilu Sulawesi Barat, dalam sambutannya pada persiapan jelang Pemilu, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi di tengah penjangnya persiapan yang telah dilakukan. Sambutan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran proses demokrasi yang akan datang, Kamis 1 Februari 2024
"Saya menekankan perlunya ada penyamaan persepsi, mengingat penjangnya persiapan yang sudah kita lakukan," ujar Ketua Bawaslu Sulawesi Barat.
Pada kesempatan yang sama, Hamrana Hakim anggota Bawaslu Sulbar menyampaikan perlunya melakukan pemetaan potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pemilu. Langkah ini dianggap penting guna meminimalisir risiko gangguan yang mungkin terjadi selama proses pemungutan dan penghitungan suara.
"Kita perlu melakukan pemetaan potensi kerawanan pemilu untuk mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan," kata Hamrana.
Arham juga menambahkan bahwa perlu dilakukan peningkatan pengetahuan kepada Pengawas Tempat Pemungutan dan Perhitungan Suara (PTPS) yang berkaitan dengan proses pemilu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tahapan pemungutan suara berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.
"Perlunya diupgrade pengetahuan Pengawas TPS untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilu," ujar Arham.
Muhammad Subhan, sebagai selaku koordinator divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulbar, menyoroti adanya beberapa unsur tindak pidana yang mungkin terjadi pada tahapan pemungutan dan perhitungan surat suara. Hal ini menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat selama proses pemilu guna mencegah potensi pelanggaran hukum.
"Terdapat beberapa unsur tindak pidana pada tahapan pemungutan dan perhitungan surat suara yang perlu diwaspadai," ujar Muhammad Subhan.
Jony Rambulangi menyampaikan kekhawatirannya terhadap penggunaan Aplikasi Siwaslu yang mengganggu kinerja Bawaslu Sulawesi Barat terhambat pada daerah-daerah yang masih menjadi "blank spot" dalam pengawasan.
"Kita harus mengatasi kendala di daerah-daerah blank spot untuk memastikan Bawaslu dapat berjalan dengan baik di semua wilayah," kata Jony.
Setelah sesi materi, Bawaslu Sulawesi Barat juga melaksanakan simulasi terkait dengan pemungutan dan penghitungan surat suara dengan melibatkan seluruh Bawaslu Kabupaten se-Sulawesi Barat. Hal ini merupakan upaya konkret untuk memastikan kesiapan serta koordinasi antarinstansi terkait dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. 
