Dari Ruang Kelas untuk Demokrasi, Bawaslu Sulbar Bentuk Karakter Calon Pemimpin
|
POLMAN, – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Arham Syah, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diselenggarakan SMP Negeri 1 Tinambung, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kapasitas diri, serta menanamkan nilai-nilai demokrasi dan integritas kepada generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Arham Syah yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat membawakan materi bertajuk “Mencetak Pemimpin Muda yang Kreatif, Berkarakter, Demokratis, dan Berintegritas.”
Dalam pemaparannya, Arham menegaskan pentingnya membangun jiwa kepemimpinan sejak dini dengan menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap menghargai perbedaan.
“Pemimpin muda harus berani berpikir kreatif, memiliki karakter yang kuat, menghargai perbedaan dalam semangat demokrasi, serta menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam setiap tindakan. Kepemimpinan yang baik dimulai dari kejujuran dan tanggung jawab terhadap diri sendiri,” ujar Arham.
Ia juga menekankan bahwa sekolah menjadi ruang penting dalam menanamkan praktik demokrasi yang sehat, salah satunya melalui kegiatan organisasi dan pemilihan ketua kelas. Siswa perlu memahami pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kemampuan, gagasan, dan integritas, bukan karena pengaruh materi atau kepentingan tertentu.
“Sejak dini, kita harus membekali diri dengan kesadaran bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang jujur, berintegritas, serta berkomitmen melayani dengan adil dan berkeadaban. Segala bentuk tindakan yang merusak demokrasi, termasuk budaya sogok atau politik uang, harus kita tolak karena bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi,” tegas Arham.
Kegiatan LDKS berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengikuti materi, terutama terkait kepemimpinan, nilai demokrasi, serta pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu guru SMP Negeri 1 Tinambung, Hj. Tajriah Tajuddin, S.Pd., M.M., menyambut baik kehadiran Arham Syah dalam kegiatan tersebut. Ia menilai materi kepemimpinan dan demokrasi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi siswa untuk membangun karakter, meningkatkan kesadaran demokrasi, serta menanamkan nilai kejujuran dan integritas sejak dini.
Kegiatan yang turut melibatkan mahasiswa KKN Unsulbar dan PKL STAIN Majene ini menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengenal nilai kepemimpinan dan demokrasi.
Bawaslu Sulbar terus mendorong tumbuhnya generasi muda yang menjunjung kejujuran, menghargai perbedaan, serta berani menolak politik uang sejak bangku sekolah.
_HUMAS