Bawaslu Sulbar Ikuti Rakor Nasional Evaluasi Pengawasan PDPB dan Konsolidasi Data Kedivisian Semester I Tahun 2026
humas | Jumat, Juli 17, 2026 - 15:33
Mamuju – Upaya memperkuat kualitas pengawasan data pemilih dan konsolidasi kinerja kelembagaan terus dilakukan. Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia sebagai bagian dari evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I serta konsolidasi data kedivisian Semester I Tahun 2026.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh Koordinator Divisi P2H Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, didampingi Kepala Bagian P2H beserta jajaran. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I sekaligus penguatan koordinasi dan konsolidasi program kedivisian antara Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi. Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty, yang menegaskan bahwa pengawasan pencegahan harus dilakukan secara adaptif, berbasis data, dan didukung sinergi yang kuat di seluruh tingkatan Bawaslu. “Evaluasi pelaksanaan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bukan sekadar mengukur capaian kinerja, tetapi juga memastikan setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan akurat, mutakhir, dan berkesinambungan sehingga hak konstitusional setiap warga negara tetap terlindungi” Ujar Lolly Ia juga menambahkan, keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari banyaknya temuan pelanggaran, tetapi juga dari kemampuan Bawaslu memastikan potensi kesalahan semakin berkurang melalui pengawasan yang efektif, berbasis data, serta didukung koordinasi yang kuat antara Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, hingga Bawaslu Kabupaten/Kota. "Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Bawaslu. Data Semester I menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini membuktikan bahwa semangat perbaikan terus tumbuh di seluruh tingkatan Bawaslu." Ucap Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty Rapat kemudian berlanjut pada pembahasan teknis yang mencakup evaluasi hasil pengawasan PDPB Semester I, pemantapan konsolidasi data kedivisian, serta penyampaian masukan dan praktik baik dari daerah sebagai upaya memperkuat kualitas pengawasan dan pelaksanaan program di seluruh jajaran Bawaslu. Pada kesempatan tersebut, Hamrana Hakim menyampaikan hasil evaluasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat terhadap pelaksanaan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026. Berbagai catatan yang disampaikan menjadi kontribusi Sulawesi Barat dalam proses evaluasi nasional untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan akurasi data pemilih. "Setiap daerah memiliki dinamika pengawasan yang berbeda. Melalui forum ini, kami dapat menyampaikan berbagai temuan dan pengalaman di lapangan sebagai bahan evaluasi bersama, sehingga kebijakan dan strategi pengawasan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan daerah," Ujar Hamrana Hakim. Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat memandang forum ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan langkah pengawasan di seluruh tingkatan. Berbagai hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihimpun diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan serta mendukung terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan sebagai fondasi penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas. (HUMAS)