SHARE :

Pimpinan Bawaslu Sulbar

SULFAN SULO, S.IP., M.Si
KETUA BAWASLU PROVINSI SULAWESI BARAT/KOORDIV. PENYELESAIAN SENGKETA

Sulfan Sulo adalah Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat periode 2017-2022. Bertindak sebagai Ketua sekaligus Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, ia selalu bertindak sebagai Ketua Majelis dalam menangani penyelesaian pelanggaran Pemilu, baik itu sidang dugaan pelanggaran administratif maupun sidang adjudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilu.

Sulfan juga diketahui mendedikasikan diri dalam literasi khususnya terkait kepemiluan, beberapa karyanya adalah buku Kumpulan Regulasi dan Keputusan KPU Majene pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Majene tahun 2015 serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Majene tahun 2015 dalam Angka.

Latar Belakang dan Pendidikan
Sulfan dilahirkan di Mejene, pada 10 Februari 1975, saat kecil ia menuntut ilmu di SD No. 3 Majene pada tahun 1982 dan tamat pada tahun 1988, ia lalu melanjutkan pendidikan di SLTP 2 Majene pada tahun 1989 hingga 1991 lalu melanjutkannya di SMU 1 Majene tahun 1991 dan lulus pada tahun 1994.

Setelah lulus SMU, Sulfan melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin Makassar dan lulus pada tahun 2000 dengan gelar S.IP. Sulfan, melanjutkan studi Strata Dua (S2) di kampus yang sama mengambil jurusan PPW dan tamat pada 2005 dengan gelar M.Si.

Pengalaman Organisasi
Semasa kuliah, Sulfan pernah tercatat sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP Unhas periode 1996-1997 lalu menjabat Sekretaris Umum Senat Mahasiswa FISIP Unhas pada tahun 1998-1999. Organisasi lingkup eksternal juga pernah ia jabat, salah satunya sebagai Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2009 hingga 2015.

 

ANSHARULLAH A. LIDDA, S.H., M.H.
ANGGOTA BAWASLU PROVINSI SULAWESI BARAT/KOORDIV. PENINDAKAN PELANGGARAN

Ansharullah A. Lidda adalah Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat periode 2017-2022. Bertindak sebagai Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, ia menjadi sosok berpengaruh dalam melakukan penindakan pada setiap dugaan pelanggaran Pemilu di tanah Malaqbi Sulawesi Barat ini. Mulai pelanggaran administratif hingga tindak pidana Pemilu menjadi tanggung jawab pria yang juga gemar bermusik ini.

Latar Belakang dan Pendidikan
Ansharullah dilahirkan di Polewali, pada 26 April 1985, mengenyam pendidikan formal pertama kali di SDN 1 Polewali dari tahun 1991 hingga 1997 kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Polewali pada tahun 1997 hingga 2000 kemudian melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Polewali tahun 2000 dan lulus pada tahun 2003.

Setelah lulus SMA, Ansharullah melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Makassar pada tahun 2004 mengambil jurusan Ilmu Hukum dan lulus pada tahun 2010 dengan gelar Sarjana Hukum. Ansharullah lantas ke Yogyakarta melanjutkan studi, tepatnya di program pasca sarjana (S2) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada tahun 2013 dan meraih gelar Magister Hukum pada tahun 2015.

Pengalaman Organisasi
Ansharullah juga bergelut di beberapa organisasi antara lain, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Hasanuddin, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar, tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Hukum Sulawesi Barat serta aktif dalam Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar (KPM-PM).

USMAN, S.HI., M.A.P
ANGGOTA BAWASLU PROVINSI SULAWESI BARAT/KOORDIV. SDM, ORGANISASI DAN DATIN

Usman atau kerap disapa Usman Sanjaya adalah Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat periode 2018-2023 yang masuk melengkapi formasi Komisioner Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2018. Bertindak sebagai Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi, ia memainkan peranan penting dalam pelaksanaan tata kelola kelembagaan Bawaslu Sulbar termasuk dalam penguatan sumber daya dalam memaksimalkan pengawasan kepemiluan di tanah Malaqbi ini.

Latar Belakang dan Pendidikan
Usman dilahirkan di Takatidung, sebuah wilayah di pusat kota Polewali Mandar pada 5 Juli 1980, saat kecil ia menuntut ilmu di SDN 027 Kelurahan Takatidung dari tahun 1986 hingga 1992 kemudian melanjutkan pendidikan di MTs DDI Polewali pada tahun 1992 hingga 1995 lalu melanjutkannya di Sekolah Teknik Mesin (STM) Wonomulyo tahun 1996 dan lulus pada tahun 2000.

Setelah lulus di STM, Usman melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi STAI DDI POLMAS pada 2001 mengambil jurusan Hukum Islam dan lulus pada 2005 dengan gelar S.HI. Tidak sampai disitu, ia lalu melanjutkan studi ke Makassar tepatnya di program pasca sarjana (S2) STIA LAN Makassar pada tahun 2014 dan meraih gelar M.AP pada tahun 2016.

Sebelum bertugas di Bawaslu Sulbar, Usman dengan latar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga merupakan Akademisi/Dosen di IAI DDI Polewali Mandar. Saat ini memiliki istri yang bernama Andi Asliani, S.HI.,M.Pd.I dan telah dikaruniai dua anak yang masing-masing bernama A. Cahya Nayla Iftitah (10 tahun) dan A. Muh. Aslam Alfarizi Usman (3 tahun).

Pengalaman Organisasi
Semasa kuliah, Usman juga aktif dalam banyak organisasi baik itu Internal maupun Eksternal, salah satunya menjadi Wakil Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Polewali Mamasa pada tahun 2003-2004, lalu pada tahun 2006 ia menjabat Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Cabang Polewali Mandar hingga tahun 2009 dan terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sulawesi Barat 2009-2012. Selain itu, Usman juga aktif di beberapa organisasi kepemudaan lain seperti KNPI, Gerakan Pemuda Ansor dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Selain itu, sebelum bertugas di Bawaslu Sulbar, Usman juga tercatat aktif di lembaga kepemiluan antara lain pernah menjadi Pemantau di CETRO PEMILU Presiden Tahun 2004 Kabupaten Polman, Pemantau Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) pada Pemilu Legislatif (DPD, DPR RI, DPRD I dan DPRD II) Kabupaten Polman dari tahun 2004-2005 serta menjadi Koordinator Penghitungan Cepat Suara (quick count) Pemilu Legislatif yang diselenggarakan oleh SAIFUL MUJANI Research and Consulting (SMRC) pada tanggal 9 April 2014 di Kabupaten Polman.

SUPRIADI NARNO, S.Pd., M.Si
ANGGOTA BAWASLU PROVINSI SULAWESI BARAT/KOORDIV. PENGAWASAN

Supriadi Narno adalah Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat periode 2017-2022. Bertindak sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, ia memiliki andil yang besar dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait Pemilu yang sehat serta bebas dari politik uang dan politisasi SARA di Sulawesi Barat. Menjalin kerjasama dengan lembaga lain demi meningkatkan pengawasan Pemilu serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar turut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu.

Latar Belakang dan Pendidikan

Supriadi lahir di Kalukku, Mamuju pada 6 Maret 1985, saat kecil ia bersekolah di SD Inp. Tommo III pada tahun 1992 dan tamat pada tahun 1997, ia lalu melanjutkan pendidikannya di SMP Neg. 3 Kalukku pada tahun 1997 hingga 2000 lalu melanjutkannya di SMU Frater Kumala, Makassar tahun 2000 dan lulus pada tahun 2003.

Setelah lulus di SMU Frater, pria yang gemar membaca ini melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Manado (Unima) dengan mengambil jurusan Pendidikan Matematika pada tahun 2003 dan lulus pada tahun 2009 dengan gelar S.Pd. Kemudian pada tahun 2012, Supriadi melanjutkan studi Strata Dua (S2) di Universitas Indonesia dan mengambil jurusan Kajian Ketahanan Nasional dan lulus pada 2014 dengan titel M.Si.

Pengalaman Organisasi

Dalam hal organisasi, Supriadi pernah menjadi Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UNIMA pada tahun 2005 juga pernah terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) pada tahun 2012.

Selain itu, terkait kepemiluan ia juga pernah menjadi relawan sosialisasi Pemilihan Umum tahun 2004, menjadi pemantau Pemilu Legislatif DPR, DPD dan DPRD dan menjadi inisiator Gerakan Pemilu Berkualitas pada tahun 2014.

Dr. FITRINELA PATONANGI, S.H., M.H.
ANGGOTA BAWASLU PROVINSI SULAWESI BARAT/KOORDIV. HUKUM, HUMAS DAN HUBAL

Fitrinela Patonangi adalah Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat periode 2018-2023. Di Bawaslu ia bertindak sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Data Informasi yang memiliki kewenangan dalam hal pelaksanaan kajian hukum Pemilu serta penyelenggaraan sistem informasi di Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat.

Latar Belakang dan Pendidikan

Fitrinela lahir di Dara, Polewali Mandar pada 3 Desember 1980, saat kecil ia menuntut ilmu di SD Inpres 033 Darma Polewali pada tahun 1987 dan tamat pada tahun 1993, ia lalu melanjutkan pendidikan di SMPN 3 Polewali pada tahun 1993 hingga 1996 lalu melanjutkannya di SMAN 1 Polewali tahun 1996 dan lulus pada tahun 1999.

Setelah lulus SMU, Fitrinela melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 1999 dan lulus pada tahun 2003 dengan gelar Sarjana Hukum. Ia lalu melanjutkan studi Strata Dua (S2) di kampus yang sama pada tahun 2011 mengambil jurusan Hukum Tata Negara dan tamat pada 2013 dengan gelar Magister Hukum. Tidak berhenti sampai disitu, memaksimalkan potensi pengetahuannya, ia melanjutkan studi doktor ilmu hukumnya di kampus merah dan menyelesaikannya pada Agustus 2019.

Selain itu, ia juga aktif membuat karya tulis khususnya terkait kepemiluan antara lain, Peran dan Fungsi Partai Politik dalam Perwujudan Demokrasi di Indonesia, Jurnal Gratia Vol 8 No.3 Kopertis Wil. IX Sulawesi, Desember 2012, Penyederhanaan dan Pembenahan Partai Politik Menuju Sistem Presidensial yang Ideal, Jurnal Amanna Gappa Vol 20 No. 1, Maret 2012, Demokrasi dan Korupsi, satu tema dalam Bunga Rampai “Demokrasi Kontemporer dan Dilema Pembangunan”. Intan Cendekia Yogyakarta 2012 serta Fungsi Partai Politik dalam penjaringan kader sebagai perwujudan demokrasi di Indonesia, 2013.

Prestasi lain yang ia raih adalah juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah wilayah Sulawesi-Maluku dan meraih peringkat kelima LKTI Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIMNAS) se-Indonesia di Universitas Airlangga Surabaya.

Pengalaman Organisasi

Semasa menempuh pendidikan tinggi, Fitrinela tercatat sebagai Ketua Umum Kohati HMI Komisariat Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin juga menjabat Ketua Bidang Pengembangan Asean Law Student Association (ALSA), Sekretaris Umum Lembaga Pers Mahasiswa Hukum (LPMH) serta pernah juga menjabat Bendahara Umum MD KAHMI Polewali Mandar, dan sampai saat ini masih tercatat sebagai Pengurus Masika ICMI Orwil Sulawesi Selatan.